RSS

Pilih E-Book atau Buku Cetakan?

17 Feb

Era digital memberikan berbagai macam perubahan bagi gaya hidup manusia. Contoh yang paling nyata mungkin ada di industri musik. Adanya teknologi kompresi digital memungkinkan lagu diubah ke format file yang lebih kecil ukurannya sehingga bisa diunggah dan diunduh dengan mudah. Hal ini membuat penjualan album fisik jauh berkurang yang membuat berbagai macam perubahan dalam strategi menjual musik.

Hal yang hampir sama juga terjadi di dunia buku. Beberapa tahun terakhir semakin banyak buku-buku yang memiliki format digital sehingga buku tidak lagi perlu dibawa dengan menggunakan tas tetapi cukup dengan sebuah media penyimpan kecil. Berbeda dengan industri musik, adanya ebook ternyata tidak membuat toko-toko buku dan penerbit terlalu terguncang. Kenyataannya di Indonesia berbagai penerbit masih aktif membuat terbitan dan toko-toko buku masih memiliki berbagai macam koleksi dan ramai dikunjungi masyarakat.

Lalu, manakah yang lebih baik, e-book atau buku cetakan?

E-book memiliki keunggulan dalam hal keringkasan terutama untuk e-book dari buku-buku yang memiliki jumlah halaman yang banyak. E-book bisa disimpan di berbagai media penyimpan data sehingga bisa ringkas untuk dibawa ke mana saja.

Ada e-book yang disebarkan secara gratis di internet. Hal ini membuat e-book unggul dalam hal harga. Banyak sumber yang menyediakan e-book gratis untuk diunduh oleh pengguna internet hanya dengan mendaftar sebagai anggota. Kalaupun tidak bisa diunduh, seseorang bisa mengaksesnya dengan membuka website yang menyediakan layanan untuk membaca e-book secara gratis.

Namun, ada beberapa yang berpendapat bahwa membaca e-book tidak senyaman ketika kita membaca buku cetakan. Hal ini mungkin disebabkan karena e-book menuntut kita untuk menatap layar komputer secara terus menerus. Cahaya layar komputer yang intensitasnya cukup tinggi bisa membuat mata kita lebih cepat lelah dibandingkan kita membaca buku cetakan.

Ada beberapa orang yang memiliki kebiasaan untuk memberikan catatan-catatan kecil di buku yang dibacanya. Hal ini tidak mungkin dilakukan ketika kita membaca e-book. Selain itu, buku cetakan memungkinkan kita untuk berpindah-pindah halaman secara lebih cepat dan nyaman.  Pada e-book kadang kita harus melakukan scroll atau mengetikkan nomor halaman yang kita inginkan untuk berpindah halaman.

Scroll mungkin masih nyaman dilakukan ketika kita hanya berpindah satu atau dua halaman, tetapi akan menjadi kurang nyaman ketika kita harus melompat halaman yang lebih banyak. Meskipun ada fasilitas untuk langsung menuju halaman tertentu, kita cenderung tidak mengingat-ingat nomor halaman spesifik yang memuat informasi tertentu. Hal ini membuat mengetikkan nomor halaman tertentu juga memerlukan usaha lebih, yaitu menentukan nomor halaman mana yang kita cari.

Tidak ada pilihan yang tidak beresiko. Seperti sebuah koin yang memiliki dua sisi, kita hanya bisa melihat satu sisi dalam satu waktu. Maka, memilih antara e-book dan buku cetakan sangat tergantung pada hal apa yang kita cari pada sebuah buku. Pada akhirnya tidak ada yang lebih baik daripada yang lain karena semuanya bergantung pada kebutuhan kita masing-masing.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on February 17, 2011 in Artikel

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: